Sabtu, 17 Desember 2011

Yoga-Ku

 بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Hari  Kamis, beberapa hari yang lalu, aku kaget sekali melihat baju seragam Yoga yang  robek - robek dibagian lengannya. Aku gak bisa menyembunyikan kecemasan dan kepanikkan ku pada Yoga. 

Kenapa ... nak bajunya jadi  robek begitu, tanya ku pada Yoga. Napas Yoga masih ku dengar tak beraturan, terlihat diwajah kesal dan marah. Ku coba menenangkan nya, dan meminta   Yoga  bercerita dengan tenang.

Bunda.... Yoga tadi di keroyok oleh Andi dan teman2nya... akhirnya Yoga mulai menceritakan kejadiannya. Aku semakin kaget mendengar dia di keroyok, spontan aja aku memperhatikan seluruh bagian tubuhnya, aku mencari bagian tubuhnya yang cedera. Alhamdulillah ...... tak ada cedera yang berarti yang aku temukan, hanya sebersit luka di bagian pipi kirinya, tapi gak parah.


Kenapa Yoga bisa dikeroyok Andi dan teman-temannya, tanya ku hati-hati pada Yoga.
Yoga ..... gak tau bunda ... Yoga ada salah apa pada Andi .... sejak hari senin sebelum ujian dimulai atau di saat jam istirahat Andi selalu saja mengusilin Yoga, Andi selalu aja pukul-pukul Yoga, Tapi Yoga gak pernah balas... Yoga cuekin aja Bun.... Ya Yoga cuma  pergi meninggalkan Andi. 

Tadi waktu Yoga nunggu Mas Basri jemput Yoga, seperti biasa Yoga selalu duduk di dekat pintu gerbang..... tiba- tiba... Andi dan teman -temannya langsung  pukul Yoga , ada yang dari depan dan ada yang dari belakang. Yoga bingung ... Bun... Ya akhirnya Yoga balas aja pukulan mereka,  syukurnya Pak satpam ngelihat Bun... akhirnya Andi dan teman-tamannya kabur, tapi ada 2 orang yang sempat dipegang Pak Satpam. Dan Yoga dengan yang pukul Yoga tadi di bawa keruang BK.

Di ruang BK... Yoga jelaskan semua kejadiannya, dan akhirnya 2 orang itu di minta menulis pengakuan dosa di buku DOSA di BK, Yoga gak disuruh .... itu berarti Yoga GAK SALAH ... Bun. Lega rasanya aku mendengar cerita Yoga tersebut. Tadinya aku sempat kawatir..... jangan-jangan Yoga jadi anak yang SOK JAGOAN.

Setelah mendengar cerita Yoga itu, aku lanjutkan bertanya pada Yoga "Memang nya Yoga dengan Andi sekarang sudah gak akrab lagi seperti dulu lagi ya..??" kucoba mencari permasalahan Yoga dangan Andi. karena setahu ku di kelas satu dulu Yoga dan Andi akrab sekali, Yoga sering sekali main kerumah Andi, bahkan gak jarang Yoga sering ikut bantu - bantu Andi melayani pembeli di Restoran  Papanya Andi,  
Dan kenapa sekarang Andi justru yang  menyerang Yoga .... Ada masalah apa ...??? 

Bunda.... Sejak kelas dua ini Yoga sudah gak seakrab dulu lagi sama Andi dan teman-temannya. Karena berteman dengan mereka banyak bermain nya aja , Bun.... makanya dulu kelas satu semester satu nilai -nilai Yoga turun semua. 

Memang sich waktu semester satu kelas satu nilai Yoga terjun payung, yang biasanya di berada di 5 besar, jadi pringkat 11. Dan itu membuat Yoga terpukul banget saat itu,  Waktu itu kami meminta Yoga mencari sendiri penyebabnya dan kelalaianya. Alhamdulillah..... Yoga menyadari kesalahan dan kelalaiannya, dan akhirnya  pada semester 2 Yoga mulai bangkit lagi.... Alhamdulillah disaat kenaikan kelas Yoga bisa berada di kelas unggulan, dan terpisahlah Yoga dan Andi  beserta teman-temannya. 

Dari pengakuan Yoga, dia memang agak menjauh dari Andi dan teman-temannya, gak mau lagi diajak ngumpul bareng seperti dulu lagi. Yoga gak mau lagi seperti kelas satu dulu ...Bun

Sepertinya inilah yang menyebabkan kemarahan Andi pada Yoga. Andi ingin Yoga bisa  bergabung seperti dulu lagi. Dan dicobalah dilakukan penekanan pada Yoga . 

Ada nich yang membuat aku terharu dengan ucapan Yoga ...Bunda ....Ayah ... Yoga ini sudah remaja, jadi biar aja ya urusan ini diselesaikan oleh guru BK di sekolah ya, jadi kalo Bunda dan Ayah gak dipanggil oleh pihak sekolah , gak usah ya kesekolah untuk menyelesaikan ini. Percaya deh ... Yoga gak salah kok. 
Ya .... ampun, Yoga-Ku sudah remaja, bukan Yoga yang dulu lagi... yang selalu memeluk ku menangis jika dia di ganggu oleh teman-temannya.....

Alhamdulillah .... kemaren permasalahan Yoga selesai ..... dan mereka yang memukul Yoga sudah minta maaf dan sebagai sanksi, pihak sekolah meminta mereka iuran untuk  menggantikan seragam Yoga yang robek itu.  Bagi kami pihak orang tua tidak perlulah harus  mengganti baju Yoga yang robek itu, yang terpenting ada jaminan bahwa kejadian serupa tak akan terulang lagi baik di lingkungan  sekolah maupun di luar lingkungan sekolah untuk di kemudian hari.

Semoga Yoga bisa memetik pelajaran di balik kejadian itu. Dan ternyata si Ayah punya ide untuk membekali Yoga cara membela diri jika  diserang orang lain. Maklumlah si Ayah punya keahlian pencak silat. Selama ini si Ayah hanya mengajarkan Yoga Olah Raga tertentu aja seperti sepak bola, bulu tangkis, renang dan basket. Sedangkan pencak silat, Yoga belum pernah diajarkan oleh Si Ayah. Dengan kejadian ini barulah si Ayah tersadar kalo Yoga juga perlu di bekali gerak- gerakkan  untuk pertahan dan untuk membela diri jika terjadi penyerangan pada dirinya.
Ya.... disetiap kejadian pasti ada hikmah dan pembelajaran yang dapat kita petik.


13 komentar:

  1. wa'alaikumsalam
    wah unik juga ya Mbak dunia anak-anak. Kesabaran Mas Yoga akhirnya jebol juga, tapi begitulah anak-anak, sesekali bolehlah untuk membela diri asal jangan keterusan seperti itu. Semoga Andi dan kawan-kawan menjadi lebih tersadar

    BalasHapus
  2. Jarang ada yang seperti Yoga, ini pasti karena didikan orang tuanya yang hebat ^^

    BalasHapus
  3. aduh anak2 sekarang. kok mereka tega sama Yoga ya. kalo udah keterlaluan harus segera ditangani, mbak.

    BalasHapus
  4. masyaAllah pasti cemas bgt liat yoga dikeroyok gt ya mbak.. untungnya dia cukup dewasa bs ngejelasin ke mbak duduk perkaranya..

    BalasHapus
  5. udah dewasa tuch pemikiran yoga...

    BalasHapus
  6. assalamu'alaikum...tok..tok..tok...halo..bu sukma ada? hehehe...apa kabarnya mbak sukma...lama tak bersua yach....
    wah...yoga sudah dewasa ya bunda...semoga gak ada perkelahian lagi ya bunda....

    BalasHapus
  7. Saleum,
    biasanya anak2 susah untuk berbohong, salut pada yoga yang berterus terang.
    salam kenal mbak,
    saleum dmilano

    BalasHapus
  8. apapun itu sepertinya yoga pemikirannya sudah dewasa dan bertanggung jawab ya . tentunya juga karena bimbingan orang tuanya..

    BalasHapus
  9. untung Yoganya anak yang sabar ya mbak apa jadinya kalau misalkan ikut-ikutan emosi dan mencari teman-teman yang lain untuk melawan mereka seperti kasus yang banyak terjadi akhir-akhir ini, tetapi apapun itu persoalan harus cepat diselesaikan yang salah harus menerima sanksi supaya tidak mengulangi lagi perilaku menyimpangnya tersebut.

    BalasHapus
  10. apa kabarnya Yoga,mbak? masih diganggu temennya?

    BalasHapus
  11. yoga dan rekan2 guru mesti bersabar dengan kejadian ini. biar penanganannya tepat... semoga semua baek2 lagi

    BalasHapus
  12. Aku bisa ngerasain paniknya mbak Sukma saat Yoga pulang ke rumah dg kondisi yg berantakan spt itu.

    Untunglah pihak sekolah mampu menangani masalah itu dg baik semoga saja kejadian tsb tak berulang lagi.

    Syukurlah jika sekarang Yoga telah dibekali ayahnya cara2 membela diri ya mbak.

    Apa kabar mbak? Maaf nih aku baru beredar lagi setelah seminggu absen karena sakit :)

    BalasHapus
  13. sebenarnya masalah YOGA banyak juga dialami oleh anak usia sekolah di seluruh Indonesia dan kasus kekerasan dalam sekolah sekarang seolah sudah menjadi trend, kasihan untuk anak usia sekolah yang jauh dari pengawasan orangtua-nya, baeruntunglah YOGA masih dilihat oleh SATPAM, entah apalah jadinya bila tak ada satupun dari pihak sekolah yang mengetahui kejadian itu

    BalasHapus

Sobat .......Terimakasih ya atas kunjungan dan sapaanya